Friday, June 27, 2008

This is my soundtrack for now

Tonight I'm gonna have myself a real good time
I feel alive and the world it's turning inside out Yeah!
I'm floating around in ecstasy
So don't stop me now don't stop me
'Cause I'm having a good time having a good time

I'm a shooting star leaping through the skies
Like a tiger defying the laws of gravity
I'm a racing car passing by like Lady Godiva
I'm gonna go go go
There's no stopping me

I'm burning through the skies Yeah!
Two hundred degrees
That's why they call me Mister Fahrenheit
I'm trav'ling at the speed of light
I wanna make a supersonic man of you

Don't stop me now I'm having such a good time
I'm having a ball don't stop me now
If you wanna have a good time just give me a call
Don't stop me now ('Cause I'm having a good time)
Don't stop me now (Yes I'm having a good time)
I don't want to stop at all

I'm a rocket ship on my way to Mars
On a collision course
I am a satellite I'm out of control
I am a sex machine ready to reload
Like an atom bomb about to
Oh oh oh oh oh explode

I'm burning through the skies Yeah!
Two hundred degrees
That's why they call me Mister Fahrenheit
I'm trav'ling at the speed of light
I wanna make a supersonic woman out of you

Don't stop me don't stop me don't stop me
Hey hey hey!
Don't stop me don't stop me
Ooh ooh ooh (I like it)
Don't stop me have a good time good time
Don't stop me don't stop me
Ooh ooh Alright
I'm burning through the skies Yeah!
Two hundred degrees
That's why they call me Mister Fahrenheit
I'm trav'ling at the speed of light
I wanna make a supersonic woman of you

Don't stop me now I'm having such a good time
I'm having a ball don't stop me now
If you wanna have a good time
Just give me a call
Don't stop me now ('Cause I'm having a good time)
Don't stop me now (Yes I'm having a good time)
I don't wanna stop at all

La la la la laaaa
La la la la
La la laa laa laa laaa
La la laa la la la la la laaa hey!!....

Thursday, June 26, 2008

Rainbow of the Heart



Pelangi pelangi alangkah indahmu
Merah kuning hijau di langit yang biru
Pelukismu agung, siapa gerangan
Pelangi pelangi ciptaan Tuhan


Itu adalah sepenggal lagu pendek yang sederhana yang pernah gw denger waktu gw kecil. Gw lupa siapa pengarangnya. Apakah bu Kasur atau pak AT. Mahmud ya?
Apa masih ada anak-anak jaman sekarang yang masih hafal sama lagu anak-anak jaman dulu? (*Mereka sih kalo suruh nyanyi lagu Cinta Ini Membunuhku, Wonder Woman sama lagu Gaby yang misterius itu lebih apal).
Lucunya kemarin pas gw balik Jkt, gw ngeliat fenomena alam yang sederhana tapi udah jarang terjadi ini di air muncrat deket Monas. Seharusnya kedatangan Pelangi nggak sesusah lo liat kupu-kupu atau capung di kota-kota besar, apalagi kunang-kunang, jangan harap, dia udah lama absen dari dunia hewan.
Tapi gw sadari kalo Pelangi juga makin sulit kita temuin di kota2 besar. Padahal harusnya pembiasan itu terjadi setelah hujan turun tapi matahari kembali bersinar, terus muncul deh efek warna mejikuhibiniu, yang kata mitos itu adalah jalan atau jembatan dari para peri-peri kahyangan untuk turun dan mandi ke bumi.
Semenjak gw jarang ngeliat pelangi, berarti apakah para peri-peri itu udah nggak mau lagi turun ke bumi? Apakah mereka sudah nggak nganggep lagi bahwa bumi itu indah ya?
Yang gw liat di Monas itu kan karena pantulan dari air muncrat (*karena keatas arahnya. Kalo air mancur itu kebawah arahnya. Penggunaan kata yang salah kaprah)… Nah, karena semburan air muncrat itu cuma area “lokal” jadi Pelanginya pendek. Nah, nggak cukup itu sebagai landasan bagi peri-peri untuk mendarat. Terutama, keindahannya nggak bener2 indah… Tapi gw kangen akan kehadiran Pelangi.
Gw sekian taun di kota ini, ngerasa kok, padahal kota gw bukan kota besar aja, jarang banget, hampir nggak pernah gw ngeliat Pelangi yang ngebelah langit sebagaimana yang gw inget waktu gw SD dulu. Dulu kalo abis ujan dan ada Pelangi, wow! It’s amazing, gw akan berteriak2 ke nyokap gw, “Mah..Mamah!! Sini deh, liat tuh ke atas, ada pelangi! Bagus yah mah??” dan gw inget wajah nyokap gw yang tersenyum…

Anti karya Tuhan yang paling indah
Tapi dia bukan matahari
Dia hanyalah pelangi yang datang dengan segala keindahannya,
dan pergi begitu saja



Kalo yang satu ini adalah puisi kiriman seseorang untuk gw… Gw jadi ngerasa lucu aja, karena kan, baru kemaren gw bisa liat pelangi dan tiba2 ada seseorang yang bilang bahwa gw adalah Pelangi bagi dirinya…
Memang itu sih kondisi gw dimata dia.. katanya gw indah, cantik, tapi gw cuma sementara, abis itu menghilang tanpa jejak…
Mungkin suatu saat gw akan kembali, ketika musimnya udah tepat, tapi gw akan pergi lagi. Gak apa-apa lah, masih bagus gw dipandang sebagai sesuatu yang indah…

Rain rain go away come again another day
All the world is waiting for the sun

Breaking Benjamin - Rain

Friday, June 20, 2008

In the afternoon...

Dari balik jeruji terali jendela kamarku
Angin berhembus membuat gordenku bergerak-gerak mengikutinya (sang Bayu)
Tetes-tetes embun langit yang turun
Sekiranya menyejukkan hatiku
Dengan diiringi alunan ketukan lembut namun memberi arti kehidupan (hujan)

Tiada kilat lalu lalang
Hanya awan yang agak kelabu menggantung
Terpana aku oleh bulan dan bintang (atap masjid)
Kupandang saja dari kejauhan
Namun terasa dekat
Entah dimana aku merasakan dekatNya

O Town, Shifter dan Tofu
Mengalir dari kotak hitam ajaibku
Kotak itu bisa mengeluarkan suara (radio)
Bertalu-talu, bersambut-sambut
Seakan tidak mau kalah dengan suara hujan (tak..tok..tek..tok..tak..)
Padi tidak mau kalah menambahkan syahdunya senja ini dengan
“Kasih Tak Sampai” (lagu)

Diantara barang-barangku yang berserakan
Dengan diterangi lampu neon entah berapa watt (karena tidak cukup terang)
Kutulis berbaris-baris kata
Apakah diantaranya terdapat penyesalanku?
Entah, aku sendiri tak tahu
Apakah diantaranya terdapat rasa rinduku?
Ya… Yang ini aku sudah tau dengan sangat pasti (karena t’lah dirasakan)
Because I’m Not a Silent Man
- Dream Theater -
LaBrie dengan suara nyaring dan jernihnya
Myung dengan cabikannya
Petruci dengan desingannya
Portnoy dengan hantamannya

Serasa meluluh lantakkan sisi batinku yang pilu dan terluka
Dan aku perih tal terpera
Lagi-lagi
Menatap bulan dan bintang!!

Another Poet of Mine

Jika Nya sungguh berkuasa
Maka terciptalah beragam apa kita
Indah Nya dunia fana
Manalagi kelenjar kelabu itu berada

Salah satu milik Nya kah itu?
Bilamana menjadi apa yang bohong
Ibaratkan sebuah jambu
Indah permukaan entah isi

Angkara Asmara Amarah
Lingkaran putih melayang-layang
Apakah Nya sungguh adil?
Tiada kata terucap sungguh bijak

Tak mungkin Nya membuat bohong
Nya pemilik fatamorgana
Berlutut tunduk patuh apa
Diam hening membisu hilang


Titik-titik benci semkain membendung di telaga hatiku
Renungkan segala dosa
Dimanakah salahku?
Ingin rasanya kubenci dirimu
Namun aku tak bisa
Tak kuasa dan tak ingin
Karena aku sungguh tak bisa
Kau hadir tuk menyakiti
Kau ada tuk melukai
Kau lahir untuk mengecewakan
Kau tercipta tuk menghancurkan
Kuterdiam, kumerenung
Tak sebulir kristal pun jatuh
Pecahkan jiwa rentanku
Semangatku… Mentariku

My Poet neh...

Cinta…apakah cinta itu?
Kenapa banyak sekali orang-orang yang menjadi budak cinta?
Pilihlah jawaban ini
…cinta memberi kebebasan…
atau
…cinta mengungkung kita…
Tidak jarang cinta malah memberikan kesengsaraan buat kita
Tidak jarang cinta malah memberatkan jiwa kita
Tidak jarang cinta malah menghancurkan cinta kita itu sendiri

Cinta…apakah cinta itu?
Kenapa banyak sekali orang yang terjebak karena cinta?
Menjadi budak cinta, pesuruh, pelayan bahkan maniak CINTA
Padahal jauh disana…ada seseorang
Yang tak mengerti apa itu cinta…
Cinta…apakah cinta itu?


Hadapi kenyataan dengan langkah pasti
Dengan mantapnya ia berjelan
Tak dinyana tak dikira ia terjatuh
Terjatuh dalam rasa sakit hatinya yang teramat dalam

Bagaikan buih di lautan
Kecil namun banyak
Cepat datang cepat hilang
Namun terus berulang

Teriris Tersiksa Terhina Terhampar
Rindu hatinya ingin kembali
Ke hangat ramah tamahnya
Kasih sayang mereka miliknya

Love Lesson 4

Love Lesson : Cintaku Hanya Untukmu, The One and Only (part.4)
4th Story : Tentang Gw : Gw GAGAL!

Akhirnya, pagi itu ‘tamparan’ demi ‘tamparan’ yang gw terima, ditutup dengan berita mengejutkan dari Dani. Luar biasa, dalam waktu 31 jam, gw ‘dihajar’ abis2an tentang Love Lesson. Dan kalian tau, gw gagal. Mending kalo nilai gw D. Nggak, gw memberikan penilaian E terhadap diri gw sendiri. Gw merasa malu, gw merasa hina, gw merasa nggak bersyukur dan gw sudah amat menyia2kan apa yang ada dan siapa yang bersedia mencintai gw. Gw baru beli novel karangan Moemoe Rizal, judulnya “Satu Cinta Sejuta Repot”. Dimana karakter utama, Ieva sedang dihadapkan 3 pilihan cowok, seseorang yang dia cintai; seseorang yang mencintai dia; dan seseorang yang menjadi takdir dia. Tapi diantara k’3 cowok itu ada satu yang memiliki k’3 kriteria sekaligus. Ieva hanya harus mencari yang mana.
Pertama ia menjalani dengan Nuzy, yang walo keliatannya dari segi kualitas enggak banget, tapi Ieva pikir, Nuzy takdirnya, karena mereka sering dipertemukan dalam waktu2 yang tidak disangka. Ternyata Nuzy hanya cowok brengsek yang ingin memperkosa Ieva.
Kedua, ia menjalani hubungan dengan Kai. Orang yang selama ini dia sukai banget. Tapi nyatanya Kai juga membohonginya juga. Kai sudah memiliki seseorang yang menjadi tambatan hatinya.
Sampailah ia ke orang k’3 Nick, yang dari semula ia tau, bahwa ini adalah orang yang mencintainya. Ieva dan Nick sempat terpisah beberapa waktu karena Nick mengalami kecelakaan dan dilarang bertemu oleh Egie sahabat Ieva yang ternyata juga mencintai Nick. Tapi yah, namanya juga novel harus happilly ever after, ternyata Nick adalah cinta pertama Ieva sewaktu kecil yang terpisah karena panti asuhan tempat Nicky tinggal dulu terbakar. Dulu Nick bernama Nicky dan kemudian setelah masuk ke keluarga baru, namanya berubah hanya Nick.
Nick adalah orang yang dicintainya (dulu sewaktu kecil), orang yang mencintainya (ketika bertemu kembali sewaktu SMA), dan takdir dalam hidupnya (karena walopun berusaha dipisahkan oleh Egie, Nick tetap bertemu kembali dengan Ieva).

Gw harus banyak belajar, banyak merenung. Walopun cuma dari novel dan terlebih lagi dari pengalaman yang terjadi disekitar gw… Bagi yang baca, coba deh bener2 resapi ke3 cerita gw sebelumnya. Gw bener2 dihajar bertubi2 dalam waktu satu hari.
Thanks My Great Lord for giving me all of these…
Love is about to be thankfull for everything that you have….

Love Lesson 3

Love Lesson : Cintaku Hanya Untukmu, The One and Only (part.3)
3rd Story : Dani, Sang Fotografer (dan istrinya)

Belum tuntas cerita gw malam itu. Setelah jam 8 gw balik dari mendengarkan curahan hati Uda Faisal, jam 9an gw nongkrong di burjo Singosari sampe ½ 5 pagi (*jangan tanya, dari mana gw punya daya tahan tubuh sehebat itu untuk urusan nongkrong. Menghabiskan 3 gelas minuman, terdiri dari : good day choco orange, max tea lemon, indocafe coffeemix tanpa tambahan gula dan susu; semangkok indomie goreng ‘tante’ alias tanpa telur, tanpa sayur juga, dengan kadar kematangan mie sedang, jangan terlalu keras, jangan kelembekan juga; plus semangkok ‘buryam’ alias bubur ayam bikinan gw sendiri yang cuma terdiri dari : lada, kecap asin, buburnya dan suwiran ayam, tanpa seledri, tanpa kedele, tanpa kuah, ‘tante’ juga = total Rp 12.000,-).
Gw ditinggal kawin lebih dulu sama mantan2 gw 3x. Sebenernya Dani bukan pacar gw juga sih, tapi dulu (*sampe sekarang) gw deket sama dia. Gw kenal waktu AFI ke-3 ato 4 gitu. Gw masih inget gimana tatapan dia ke gw waktu itu. Dy pake celana pendek selutut, nggendong tas yang kemungkinan isinya laptop ato kamera2 dia. Tiupan angin membuat rambut dia menutupi matanya. Gw dan dia saling bertatapan lama. Akhirnya gw nunduk karena malu. Gw inget dia senyum sama gw. From that on, gw ngerasa punya chemistry sama dia. Tapi kondisi agak complicated waktu itu, melibatkan cinta segi empat deh. Tapi kedewasaan qta juga yang bikin pelan2 masalah ini ditanggepin dengan tenang. Gw sering contact dia walo terpisah jarak Jkt-Smg. Gw inget banget, waktu gw pulang ke Jakarta nyempetin waktu untuk bisa ketemuan di Taman Anggrek. Qta nggak pernah jadian, tapi… Gw punya rasa cemburu waktu gw tau dia jalan ma cewek anak Jogja. Huff, untungnya nggak bertahan lama. Dia sibuk. Gw sibuk. Nggak pernah ngomongin perasaan lagi. Cuma aja sometimes, kalau kangen, qta bilang dengan jujur di sms, kangen nih ma kamu. Kalo dia ada kerja di Smg, dia nginep mana, pasti gw samperin. Gw yakin rasa itu ada antara qta tanpa harus diperlihatkan. Karena rasa yang ada antara gw ma dia, dari dulu adalah unexplainable.
Waktu gw ulang tahun ke-23, dia gw undang untuk dateng ke rumah gw. Setau gw, pada mulanya cowok gw nggak bisa dateng, so gw nekat aja ngundang Dani. Gw kangen banget sama dia. Pengen gw bisa cerita2 sama dia, sampe nggak lama… JRENG!!! Cowok gw dateng! Monyong bener dah. Bukannya apa2, mood gw untuk bisa banyak cerita sama Dani pupus udah. Terpaksa makan b’3, ngobrol di ruang tamu b’3, sementara abang gw, kakak ipar gw, sodara2 gw ngakak semua karena kejadian ini.
Gw nggak banyak bertanya urusan percintaan dia. Sampai suatu saat gw buka friendster dia dan gw liat dia foto sama cewek. Pacar barunya kah? Gw kirimin dia lirik lagu Andra and The Backbone yang Musnah. Lagi2, gw cemburu. Egois yah gw? Padahal juga gw punya pacar, dia nggak marah. Tapi dia punya cewek, gw kebakaran jenggot.
Lama lagi nggak ada contact, tiba2 dia telepon gw (*tumben bgt telepon, suer. Biasanya palingan juga cuma sms). Dia bilang, dia lagi di jalan. Gw pikir lagi sama ceweknya, ternyata sama temen2nya mau liputan. Gw tanya kapan mau ke Smg, dia bilang belom tau. Gw masih belom punya feeling2 apa2 tentang itu. Sampai beberapa hari lalu, waktu gw nemenin temen ke warnet, gw buka friendster dan liat profil dia. Foto2 dia ma ceweknya nambah. But wait, what was I saw? Married??? Status, Married????! OK, mungkin dia cuma bercanda… Gw sms dia, “Udah married yah? Payah ah…” SMS gw nggak langsung dibales, tapi baru dibales pagi ini, jam ½ 6. Gw kaget. Dy bilang, “Kok payah?” Gw bales, “Emang beneran?” dan dia bales lagi, “Aku pikir kamu udah tau, De? Aku pikir Ayu tau dari kamu..”
WHAT???!!!!
Gw belom tidur. Gw lagi banyak masalah. Gw di hari itu sedang dicari2 banyak orang yang pengen curhat sama gw. Dan berita apa yang gw denger pagi ini? Ternyata itu bukan bercanda. Gw langsung nangis… Gw nggak siap. Ternyata, gw nggak siap terima keadaan itu. Gw marah berat sama Dani. Gw bilang kalo gw benci dia. Gw ngerasa jadi orang terdongo’ yang pernah ada di dunia. Abang gw sendiri merit dan gw nggak tau. Ato lebih tepatnya gw nggak dikasih tau. Ini kawinan dia, dan bukannya sunatan yang nggak perlu dikasih tau ke orang. Gw ngambek berat sama Dani. Dani udah minta maaf bahkan dia terima kalo emang gw marah sama dia, tapi dia bilang dia bersyukur karena bisa kenal gw selama ini. Gw bilang sama Dani, mana mungkin gw marah, malah gw sayang banget sama dia, yang bikin gw marah karena bisa2nya dia nggak cerita apapun ke gw? Padahal gw pikir, selama ini gw termasuk orang yang istimewa dan nggak bisa dilupakan dalam kehidupan dia. Entah gw yang terlalu GR atau gimana, tapi pagi tadi gw bener2 shock, gak terima keadaan, situasi, gw bener2 nangis dan kecewa. Gw ditinggal merit, LAGI??!
Terakhir, gw cuma bisa bilang congratulation buat dia… Dan dia berharap bisa ketemu gw waktu dia liputan di Jogja nanti.
Love is to learn letting go someone that you love to find their happiness…Believe that giving love much better than asking for love…

Love Lesson 2

Love Lesson : Cintaku Hanya Untukmu, The One and Only (part.2)
2nd Story : Uda Faisal dan Dindo Deswita

Ini bukan tentang suami-suami takut istri loh ya… Masih dihari yang sama gw ketemuan sama Mulan dan Riam, sorean dikit gw ada janji ketemu sama Uda Faisal. Jujur, ada sedikit “accidently thingbetween me and him, yang tiba2 entah dengan kesadaran tinggi dari mana, membuat Uda Faisal merasa harus membuat klarifikasi tapi tanpa mengundang wartawan pers tentang kejadian yang gw alami sama dia (*kejadiannya apa, ada deh… Mau tau aja sih lo?).
Dalam pertemuan yang dari awal kira2 gw udah tau pointnya tentang apa, gw diharuskan mendengarkan kisah dia, mulai dari dia lahir sampai 21 tahun kemudian. Cerita gw persingkat sampe dia masuk SMA aja yah, ng…actually lebih tepatnya sih, pesantren…
Karena kebandelan Uda Faisal membuat dia dipaksa harus mau masuk pesantren. Dia berjanji demi Mamanya yang ia sayang, ia janji untuk nggak nakal lagi dan ia berjanji bakal belajar agama dengan sungguh2. Selama di pesantren, banyak santriwati yang suka banget sama uda Faisal. Yah emang sih, ada aura2 gimana gitu yang bikin cewek seneng ngeliat dia. Mulai dari yang seangkatan sampe kakak senior. Tapi setelah 3-4 bulan dia belajar serius, akhirnya kecantol juga sama seorang santriwati yang bernama Kiki. Jalan sama Kiki secara sembunyi2, surat2an (*maklum, ketauan pacaran antar santri bisa dapet sanksi yang berat), sampai entah gimana gw agak lupa ceritanya, Kiki ini melarikan diri dari pesantren dan meninggalkan Uda Faisal karena rasa cintanya yang terlalu besar namun tak terbendung. Laiknya di sinetron, waktu kabur, Uda Faisal juga ikut keluar pesantren dan berusaha mencari Kiki di terminal2 bus. 3 jam Uda Faisal muter2 dalam terminal sampai ia melihat bus jurusan Medan yang didalamnya membawa Kiki. Ia meminta Kiki untuk turun.
Mereka ngobrol dari hati ke hati selama 1 jam, mengungkapkan apa yang menjadi ganjalan Kiki. Tapi hari itu, Kiki tetap pulang ke Medan, dan baru kembali ke pesantren 3 hari berikutnya. Demi menjaga perasaan Kiki, Uda Faisal berjanji akan menjaga Kiki dan memenuhi semua keinginannya. Demi niatnya itu, sering sekali Uda Faisal melarikan diri dari pesantren dan ke pasar cuma untuk membelikan makanan kesukaan Kiki. Namun apa yang terjadi beberapa waktu kemudian, Kiki ternyata tetap tidak bisa merelakan perasaannya. Perasaan yang terlalu mencintai terhadap Uda Faisal. Dan setelah itu, berlalu begitu saja…
Seiring waktu, Uda Faisal tetep punya fans2 baik senior maupun junior di pesantrennya. Sampai ia ditanya oleh seorang kakak senior, “Faisal, sebenernya punya nggak sih, santriwati yang disukain?” Mulanya Uda Faisal nggak berani ngomong, tapi karena dipaksa2, akhirnya, dia cerita juga. “Ada, tapi nggak tau apa dia seangkatan, junior, ato senior.” Tak lama setelah Uda Faisal berbicara, gadis manis yang ia maksud lewat. “Nah, itu kak, orangnya!” Sang Senior melihat ke arah yang ditunjuk, “Yah, kalo dia sih, siapa yang nggak suka? Sepesantren kali suka semua sama dia!” Uda Faisal kaget dengan jawaban itu, “Masa sih, Kak?” Sang Senior mendelik ke arahnya, “Makanya jangan suka sok cuek dan sok kegantengan. Namanya Deswita.”
Sejak saat itu nama Deswita berada dalam bayang2 Uda Faisal dan ia meminta beberapa teman santriwatinya untuk membantu ia berkenalan dengan Deswita (*sepintas gw jadi inget film Ayat2 Cinta yang kalo nembak pake surat2an). Uda Faisal yang merasa ganteng ini, dengan pede memberikan surat yang isinya menyatakan cinta terhadap Dindo Deswita. Tapi apa yang diharapkannya, tidak terjadi. Deswita bilang, ia belum bisa menerima cinta Uda Faisal. Tak patah semangat, dia terus berusaha mendekati Deswita selama di pesantren. Walau Deswita nggak pernah bener2 ngungkapin perasaannya, tapi setiap tahun Uda Faisal mendapatkan hadiah di hari ulang tahunnya.
Sampai pada suatu hari karena kuliah, mengharuskan Uda Faisal berangkat ke tanah Jawa dan meninggalkan Dindo Deswita. Hari itu, hari keberangkatan pertama kali, bandara terasa sesak dan cewek2 Uda Faisal telepon, bilang bahwa mereka ingin ikut mengantarkan, tapi Uda Faisal menolak, bahkan marah2 terhadap cewek2 itu. Cuma seorang yang ia inginkan disitu, Dindo Deswita. Uda Faisal meminta tolong seorang sahabatnya untuk menjemput Dindo Deswita yang jarak rumahnya dengan bandara saja sekitar 3 jam. Tapi sesampainya sang sahabat disana, ternyata Deswita tidak bisa pergi, ia sedang sakit. Uda Faisal menelan ludah dengan berat.
Cerita nggak berakhir sampai disini, walopun Uda Faisal datang ke lingkungan baru dan ketemu orang2 yang seranah Minang dengan dia di Semarang, dan lagi2 banyak yang suka sama dia, tapi dia memilih untuk menjaga cintanya terhadap Dindo Deswita, ia yakin, Dindo Deswita adalah tercipta untuknya.
Sampai suatu saat yang entah semalem Uda Faisal bermimpi apa, ia menelepon Dindo Deswita. Ada rasa rindu yang menjalar dalam pembicaraan mereka. Dindo Deswita mengakui bahwa semenjak kepergian Uda Faisal ia sering merasa sedih dan menangis sendiri di kamar, dan kala itu pula terbuka tabir mengapa Dindo Deswita tidak bisa menerima cinta Uda Faisal sewaktu di pesantren. Sebenernya, Dindo Deswita mempunyai perasaan lebih, tapi Kiki adalah teman baiknya. Dindo Deswita tidak mungkin mengkhianati sahabat terdekatnya dengan mengatakan bahwa ia mennyukai pria yang sama. Terlebih lagi Dindo Deswita tau, Kiki sempat ingin bunuh diri karena rasa cintanya terhadap Uda Faisal (*aneh ya, kok malah pengen bunuh diri. Cinta memang luar biasa mematikan). Nah, akhirnya setelah mengetahui alasannya, Uda Faisal berkata, “Untuk pertama dan terakhir kali, ijinkan aku mengatakannya padamu, bahwa aku sayang kamu.” Dindo Deswita hening sejenak di ujung telepon sana. Tak lama kemudian, “Aku juga sayang sama Uda.” KLIK. Telepon terputus. Uda Faisal tidak percaya apa yang ia dengar barusan. Ia serasa mau pingsan, mau terbang ke angkasa, fly bukan gara2 heroin, tapi karena FINALLY!!!! Dan keesokan paginya Dindo Deswita meng-sms dan bertanya sudah makan belum, hari ini mau kemana aja, dll. Ya, mereka resmi berpacaran.
Singkat cerita, 1 tahun 4 bulan mereka pacaran selalu baik2 saja, ke2 belah orang tua setuju, tapi ada yang mengganjal perasaan saudara2 Uda Faisal. Mereka tau betapa tinggi rasa cinta Uda Faisal terhadap Dindo Deswita, dan mereka membuat skenario untuk menggoda Uda Faisal. Namun apapun yang terjadi diantara mereka, tidak ada yang bisa mengalahkan cinta mereka. Walaupun Dindo Deswita banyak disukain cowok, Uda Faisal banyak dideketin cewek, tapi mereka banar2 yakin bahwa mereka hadir dan dipertemukan di dunia memang karena begitulah takdirnya. Uda Faisal bahkan tidak pernah “menyentuh” Dindo Deswita sedikitpun karena menjaga cintanya. Tindakan teromantis yang pernah mereka lakukan adalah berdiri dalam hujan dan saling bergenggaman tangan, mereka berikrar bahwa hanya tangan ini lah yang akan menggenggam tanganmu selamanya.
Gila banget emang, gw ngedengerin cerita ini dari jam 4 kurang sampe ½ 8-8 malem. 4,5 jam gw mendengar kisah suci mereka (*ditemenin secangkir Hot Lemon Tea yang udah abis dari jam 6 kurang). Dan sebentar lagi bakalan ada reuni akbar pesantren mereka, dimana setelah sekian tahun nggak ketemu, maka kali ini akan dipertemukan kembali, Dindo Deswita – Uda Faisal – Kiki, kita lihat apa tanggapan Kiki nanti. Gw terharu mampus atas cinta suci Uda Faisal dan Dindo Deswita, dan seakan2 satu sama lain berkata “Kau Tercipta Untukku”. Semoga kalian awet dan langgeng deh…
Nb : sorry, Da, aku udah liat foto “belahan hati”mu.. (*ato belahan jiwa yah? Lupa..) diem2 di hape Uda. Memang Dindo Deswita rancak bana, cantik banget. Wajar kalo sampe ada ustadz yang juga suka sama dia. Cantiiiikkkk banget….
Love is finding our soulmate and how we keep this pure love for the one we loved…

Love Lesson

Love Lesson : Cintaku Hanya Untukmu, The One and Only (part.1)
1st Story : Mulan dan Riam
Gw lagi janjian ketemu sama Mulan di salah satu mall di Semarang. Selain emang karena gw ada butuhnya, kebeneran udah lama gw nggak cerita2 sama dia. Mulan temen kuliah gw. Gw tau Mulan, gimana sepak terjang dia, gimana kehidupan dia di kampus, gimana keluarganya, gimana kehidupan di rumah.
Sebuah kejadian, yang sangat membekas untuk Mulan, yang udah ditakdirkan terjadi melewati garis hidupnya, membuat Mulan dikekang abis sama Mamanya. Kemana-mana harus dianter dan ada bodyguardnya. Kadang gw ngerasa kasian sama Mulan, busyet, anak segede bagong gitu kemana-mana harus dianter.
Back to our appointment, di jam yang ditentukan, tempat yang dijanjikan, gw nyamperin Mulan, yang emang dari awal bilang mau dateng sama Riam, cowoknya. And walla! Gw liat Mulan lagi duduk berseberangan dengan seorang cowok yang kadar ke-cute-annya lebih deh dari cowok2 yang selama ini deket ato mendekati Mulan. Putih, berkacamata. Gw ngobrol2, gw tau Riam nggak kuliah, dulu cuma lulusan STM. Gw tau Riam adalah juragan pulsa yang selama ini sering dibeli sama Mulan. Gw tau kalo sebenernya rumah mereka hadap2an. Tapi Mama Mulan nggak tau. Mama Mulan nggak berpikir sampai kesana. Mama Mulan over protect. Sepanjang gw ngobrol sama mereka berdua, betapa terharunya gw, denger kalimat2 bahwa mereka pengen merit (*siapa yang nggak, kecuali gw..Cuma nggak mau terburu2 kok), terus bagaimana pandangan mata mereka beradu. Gw ngerasain ada cinta disana… So Sweet… (*ato karena mereka baru jalan 4 bulan?)
Terus, gw baru tau cara mereka pacaran yang backstreet ini adalah dengan cara sembunyi2 ketemuan diluar. Kaya hari itu, Mulan ijin dari kantornya dan memutuskan ketemu Riam di kampus dan mempertemukannya sama gw di mall. Tapi ternyata, Mulan dijemput sama bossnya untuk balik ke kantor. Denger2 bossnya ganteng, tapi udah punya cewek sih. So, sambil nunggu si boss, kita putuskan untuk jalan2 dulu. Qta b’3 bangkit dari tempat duduk, dan…
OH MY GODNESS!!! Gw shock mampus!!! Gw nggak nyangka…
Riam, dibalik matanya yang penuh cinta, dibalik senyumnya yang tulus…
Tingginya ternyata nggak seimbang dengan Mulan. Tapi bukan itu yang menjadi masalah. Kaki Riam… Riam, gw rasa kena polio, yang membuat gerakan berjalan dia nggak sempurna. Tapi Mulan… Nggak malu untuk jalan sama Riam, nggak malu untuk nggandeng Riam ditengah kerumunan orang, nggak malu mengakui bahwa dia-lah pengisi kekosongan hatinya saat ini.
Jujur, mungkin gw belom sanggup menjadi Mulan, menjadi seorang wanita yang mempunyai anak tanpa punya suami, berjuang menaikkan martabatnya dengan kepandaiannya, dan menemukan Riam, sosok yang tidak ia lihat dari fisiknya. Tapi cintanya. Gw yakin banget, sumpah! Mata mereka, mata orang yang sedang jatuh cinta.
Love is not about the way you look or you dress, love is something from deep inside of you…
Cute Blue Flying ButterflyLight Blue PointerVanisher