Lenka menatap kosong langit-langit kamarnya yang gelap. Alunan In Dreams-nya John Waite terputar dari Blackberry-nya.
In my life I believe, in dreams...
Posisi tubuhnya berubah. Ia merengkuh guling. Entah apa yang ia rasakan. Hanya kegalauan hati. Ketidakberdayaan untuk bisa terus memperjuangkan cinta-nya kepada Myung. Myung terlalu jauh untuk dirinya.
Sekarang Myung akan menemukan tempat baru, teman baru. Orang yang akan lebih dekat lagi daripada Lenka. Lenka menarik segaris senyum dibibirnya. Setidaknya, aku sudah pernah memberikannya kaos. Kaos dari sebuah band yang ia sukai. Anggap saja ucapan selamat. Anggap saja sekaligus hadiah perpisahan..., begitu batinnya berucap.
Kini setetes air mata yang mengalir dipipinya.
John Waite sudah lelah bernyanyi berulang kali. Kini Journey dengan Separate Ways yang mengantarkannya ke alam mimpi.


0 comments:
Post a Comment