*tingnong* Blackberry Lenka berbunyi. Ada pesan bbm masuk.
Terima kasih ya kemarin.
Lenka tersenyum. Itu dari Myung. Cepat-cepat ia membalasnya.
Iya, engga apa-apa. Keterlaluan banget sih si Gordonnya jg. Jd-nya malah kamu lg yg babak belur.
OK! :D
Masih lebam yah?
Dikit.
Lenka terpekur. Begitu singkat balasan-balasan Myung untuknya. Selalu begitu. Padahal ia baru saja merasakan bahwa Myung mulai memperhatikan dirinya. Ragu-ragu jemari Lenka hendak membalas bbm itu.
Akhirnya ia menulis lagi. Gimana pengumumuman tes kerjanya? uda ada hasil?
Lenka menekan enter.
Lama ia menantikan lampu blackberry-nya berkedip-kedip.
*tingnong* secercah senyum mengembang dari bibir Lenka. Namun ketika ia buka, betapa kecewanya ia ketika pesan yang masuk hanyalah broadcast message ngga penting dari teman SD-nya.
Kembali ia terpekur.
*tingnong* Setelah 10 menit kembali blackberry-nya berbunyi. Takut kecewa lagi, ia mengintip sebelah mata, siapakah yang mengirimkannya pesan.
Belom nih. Diundur.
Ah ternyata dari Myung.
Yawis, sukses ya! Ganbatte kudasai!!
Thanks!
Lagi-lagi, hanya jawaban singkat yang Lenka terima.

0 comments:
Post a Comment